Para sarjana ini membuktikan, dari mana pun mereka berasal, meraih mimpi untuk menyelesaikan pendidikan tinggi bukanlah hal mustahil.
1. Raeni, Wisudawan Terbaik Unnes
Sosok Raeni menjadi buah bibir ketika menghadiri wisuda dengan diantar sang ayah yang menggenjot becaknya. Wisudawan terbaik Universitas Negeri Semarang (Unnes) mencatatkan perolehan nilai IPK 4,00 alias sempurna. Raeni kini melanjutkan pendidikannya di Inggris.
2. Anak Penjual Ikan Lulus Cum Laude di UGM
Siapa pun berhak mengeyam pendidikan hingga meraih sarjana, termasuk Puji Utomo. Dengan niat yang kuat, putra penjual ikan ini berhasil meraih gelar sarjana dengan predikat cumlaude. Penerima beasiswa Bidik Misi itu mengantongi IPK 3,86 saat kelulusannya.
3. Putri pengrajin rotan jadi sarjana di UGM
Atik Winarti adalah seorang gadis dari keluarga sederhana. Orang tuanya berprofesi sebagai pengrajin rotan. Meski begitu, keinginannya begitu kuat untuk bisa menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, meski itu berarti harus tidak makan demi membayar SPP. Akhirnya, dia pun berhasil menyabet gelar sebagai sarjana peternakan di UGM dengan IPK 3,78.
4. Anak Petani Salak berhasil lulus Cum Laude
Karena kegigihannya, Warno, alumus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), akhirnya meraih gelar sarjana hanya dengan waktu tiga tahun 11 bulan. Putra dari pasangan Ahmad Sumitro dan Paikem ini selain berprestasi juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi baik di dalam dan di luar kampus.
5. Anak seorang kuli bangunan lulus Cum Laude di Unsoed
Putri dari seorang anak kuli bangunan pun berhasil meraih gelar sarjana. Dia adalah Suci Yuli Priyanti Putri. Alumnus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) tersebut berhasil lulus dengan IPK 3,84.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik