Share

Penguna Joki Tak Lolos SBMPTN 2015

Selasa 07 Juli 2015 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 07 65 1177652 penguna-joki-tak-lolos-sbmptn-2015-ZUJ3PUBWiJ.jpg foto: ilustasi Okezone

JAKARTA - Hasil ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 akan diumumkan pada 9 Juli. Tetapi, mereka yang menggunakan jasa joki dijamin tidak lulus.

Ketua Umum Panitia Pusat SBMPTN 2015 Prof Dr Rochmat Wahab memaparkan, mahasiswa yang berbuat curang dengan mengunakan jasa joki dijamin tidak akan lulus SBMPTN 2015. Pihaknya juga mendukung upaya aparat kepolisian untuk menyeret pelaku joki dan mahasiswa ke ranah hukum.

"Joki yang ketahuan saat SBMPTN sudah diproses secara hukum dan kita tidak akan memberikan jalan kepada orang-orang yang curang masuk dalam akademik," kata Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, ketika dihubungi Okezone, Selasa (7/7/2015).

Ujian SBMPTN 2015

Seperti diberitakan Okezone, saat pelaksanaan SBMPTN 9 Juni 2015 lalu bermunculan sejumlah joki. Misalnya, seorang remaja putri bernama Asriani (25), tertangkap basah menjadi joki SBMPTN saat ujian hari pertama berlangsung di ruang 11, SMPN 30, Tamalanrea, Makassar. Asriani ketahuan menggantikan peserta ujian SBMPTN atas nama Musfira M, warga Maros dengan nomor tes 3158218990.

Kedok Asriani terbongkar saat hendak mengisi daftar hadir yang disiapkan panitia pengawas ujian sekira pukul 09.00 Wita. Tandatangan Asriani yang dibubuhkan di atas daftar hadir itu sedikit berbeda dengan tandatangan pada kartu tes atas nama Musfira M.

Bahkan, di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, seorang joki berinisial MY (20) juga beraksi. Panlok 44 di UNS akhirnya menangkap joki tersebut. Ironisnya MY ini masih tercatat sebagai mahasiswa semester IV program D3 Akutansi di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Kota Yogyakarta. MY tertangkap saat tengah mengerjakan ujian SBMPTN untuk peserta berinisial TP (18).

Diketahui tahun ini tercatat 693.185 lulusan SMA/sederajat menjadi peserta SBMPTN. Sementara itu, daya tampung pada SNMPTN 2015 hanya 99.223 kursi di 74 PTN. Ini artinya, satu kursi di kampus negeri akan diperebutkan tujuh peserta SBMPTN 2015.

Data panitia SBMPTN 2015 menunjukkan, 260.767 peserta memilih kelompok ujian Saintek. Kemudian, 277.676 peserta mengikuti kelompok ujian Soshum dan 154.712 siswa tercatat sebagai peserta kelompok ujian Campuran.

Peserta SBMPTN 2015 dapat mengecek hasil ujian mereka pada website resmi SBMPTN 2015. Panitia juga menyiapkan 10 website PTN untuk menayangkan hasil ujian tulis dan keterampilan tersebut.

Selain di website resmi SBMPTN 2015, panitia juga akan mengumumkan hasil ujian di berbagai media massa, termasuk Okezone.com. Jadi, siap-siap mengeceknya di Kampus Okezone, ya!

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini