JAKARTA - Ratusan pemuda Indonesia dari berbagai penjuru Nusantara akan berkumpul di Bengkulu pada 6-11 Mei. Mereka akan membahas langkah-langkah perubahan bagi bangsa.
Ke-300 pemuda berusia 16-22 tahun itu merupakan peserta Indonesian Youth Forum (IYF) 2015. Setiap peserta harus membuat sebuah tulisan mengenai proyek sosial mereka yang ditujukan sebagai langkah perubahan di daerah masing-masing. Proyek yang diajukan pun bebas, mulai dari sosial dan pendidikan, kesehatan dan lingkungan hingga teknologi informasi.
Salah satu peserta, Jusmawandi mengungkapkan bahwa dia sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan ini.
"Saya sangat bangga dapat terpilih sebagai peserta IYF 2015. Di samping akan bertemu dengan pemuda inspiratif di seluruh Indonesia, saya merasa tidak sabar untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman serta menghasilkan ide-ide segar untuk pembangunan Indonesia secara berkelanjutan," kata Jusmawandi, seperti dinukil dari keterangan tertulis IYF 2015 kepada Okezone, Rabu (29/4/2015).
Sejak tiga tahun lalu, mahasiswa Universitas Hasanuddin, Makassar, itu mengembangkan proyek sosial bertajuk Desa Produktif Makassar. Program ini bertujuan untuk menghapus diskriminasi masyarakat terhadap para penderita kusta.
Peserta IYF 2015 akan diajak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan menarik seperti Leaders Panel, Wisdom Talk, Workshop, Master Class, Youth Project Sharing, Focus Group Discussion, Working Group dan Field Trip.
President Director Indonesian Student Youth Forum (ISYF), Fajar Kurniawan, memaparkan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini ada 62,4 juta pemuda di Indonesia. Artinya, 25 persen penduduk Indonesia adalah pemuda. Besarnya jumlah pemuda yang ada saat ini memungkinkan mereka untuk memiliki kesempatan dalam mengambil peran penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di seluruh dunia untuk terlibat secara langsung.
"IYF 2015 bertujuan memperkuat peran pemuda melalui peningkatan kapasitas dan kualitas pemuda yang berpengetahuan, berketerampilan dan berintegritas sebagai wujud pemuda berkarakter. Kemudian, membangun kesepahaman bersama di kalangan pemuda tentang pentingnya program pemberdayaan dan kewirausahaan sosial," ujar Fajar.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik