"Semua sudah siap baik laptop, perangkat maupun siswanya. Tinggal kami minta agar listrik tidak padam saat UN minimal empat hari menjelang UN," ucap Kepsek SMA Patra Dharma Pramono.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prastuty menyayangkan temuan ini dalam pelaksanaan UN CBT. Namun, menurut Ida, keputusan Kepsek SMAN 1 Imam Suja’i, hal ini masih dibenarkan sesuai aturan.
"Ke depan, alangkah baik ini tidak lagi membebani orangtua siswa. Pusat bisa alokasikan anggaran UN CBT ini," ujarnya (2/4).
Ida juga menilai, sekolah swasta lebih siap dibandingkan sekolah negeri. Namun temuan ini hendaknya dievaluasi dan pemerintah pusat harus membantu penyedian perangkat yang dibutuhkan sehingga tidak menyulitkan sekolah dan siswa.
"Di SMA sendiri ada peran cukup baik dari orangtua untuk memenuhi Permendiknas soal UN berbasis komputer," imbuhnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik