CIREBON - Pendidikan di SMK kemaritiman akan diarahkan sebagai upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) kelautan profesional. Sebagai langkah awal, pemerintah pun menetapkan puluhan SMK kemaritiman sebagai rujukan.
Usai Workshop Sinergi Pengembangan Pendidikan Kelautan dan Perikanan di Asia Tenggara, di SMK Negeri 1 Mundu Cirebon, Jawa Barat, Selasa (3/3/2015), Direktur Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Ditjen Dikmen) Mustaghfirin Amin menjelaskan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Koordinator Kemaritiman (Kemenko Maritim) sepakat mengoptimalkan peran SMK kemaritiman dalam menyiapkan SDM yang mendukung pembangunan kemaritiman di Indonesia.
Kedua lembaga sepakat berfokus pada pengembangan kemaritiman untuk lima tahun ke depan. Salah satu kesepakatan tersebut adalah mengusulkan 10-20 SMK kemaritiman menjadi super-rujukan berstandar nasional dan internasional. Program revitalisasi SMK maritim ini melibatkan 400 sekolah.
"Salah satunya, SMKN 1 Mundu Cirebon ini. Kepala sekolah mendiskusikan SMK mana yang bisa berkembang sehingga ke depan kualitas dari lulusan bisa memenuhi kebutuhan lapangan," ujar Mustaghfirin.