Mulai Agustus 2015, mahasiswa part time di program studi Electrical & Electronic Engineering dan Mechanical Engineering dapat lulus dalam empat tahun ketimbang masa studi umumnya yakni lima tahun. Pada bulan yang sama, program part time serupa akan diluncurkan, yakni dalam bidang Ilmu Komputer. Demikian seperti dinukil dari Asia One, Senin (12/1/2015).
Program-program tersebut akan ditawarkan dalam tiga semester. Mahasiswa dapat memilih mata kuliah apa saja yang akan mereka ambil sesuai kebutuhan. Bahkan, mahasiswa juga dapat memilih kuliah selama libur semester untuk memaksimalkan masa studi.
Selain program part time baru di bidang teknik, NTU juga akan memperkenalkan program Specialist Modular Certificate. Program jangka pendek ini terdiri dari empat hingga mata kuliah. Program didesain bagi profesional pekerja untuk meng-update diri dalam topik tertentu seperti energi, minyak dan gas serta teknik eksplorasi minyak lepas pantai.
NTU juga akan mulai mengadaptasi sistem pembelajaran "flipped classroom". Sistem ini menyelenggarakan perkuliahan secara online. Materi perkuliahan juga akan disajikan per segmen untuk memudahkan pembelajaran. Tutorial dan diskusi dengan dosen juga akan ditingkatkan. Pola ini sangat berguna bagi mahasiswa paruh waktu yang akan menghadapi ujian yang sama dengan mahasiswa penuh waktu.
Menurut Profesor Kam Chan Hin dari bagian pendidikan sarjana di NTU, meningkatkan pendekatan pembelajaran inovatif memungkinkan mereka memperkuat program kuliah paruh waktu. "Pendekatan ini mendorong pembelajaran mendalam dan diskusi yang lebih substansif selama sesi tatap muka," ujarnya.
Seperti halnya dengan mahasiswa jenjang sarjana, mahasiswa paruh waktu di bidang teknik ini juga bisa memilih beberapa bidang spesialisasi sesuai minat dan kemampuan mereka. NTU akan membuka pendaftaran pada program tersebut hingga 31 Januari 2015.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik