Senada dengan Rektor Unisri, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unisri Ristanto menyebutkan, kampusnya telah melakukan program-program antiplagiat. Salah satunya, melakukan workshop dengan mengundang para ahli di bidang tersebut agar mahasiswa dan dosen bisa terhindar dari tindakan plagiat.
Selain itu, dosen dan mahasiswa juga menempelkan poster di sejumlah titik di Kampus Unisri sebagai aksi penolakan segala bentuk plagiatisme. Serta, melakukan sosialisasi pada dosen dan mahasiswa terkait beragam bentuk plagiat dan kode etik yang berlaku ketika mengutip tulisan atau artikel orang lain.
Bahkan untuk mengetahui hasil karya tersebut bukan plagiat atau menjiplak karya orang lain, penulis tesis atau skripsi di Unisri harus memberikan surat pernyataan bahwa karya tersebut asli.
"Selain itu, setiap tulisan atau tesis wajib dilampirkan daftar pustaka sebagai sumbernya. Selain itu, ada tim pe-review yang menyatakan tulisannya tidak plagiat dan itu harus bertanggung jawab," kata Ristanto.
(Margaret Puspitarini)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik