Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BBM Naik, Masyarakat Bisa Kelaparan

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Rabu, 19 November 2014 |14:35 WIB
BBM Naik, Masyarakat Bisa Kelaparan
Ilustrasi: antrean pengendara motor di SPBU mengular usai pengumuman kenaikan harga BBM. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan berpengaruh langsung kepada masyarakat kecil. Meningkatnya harga kebutuhan pokok akibat harga BBM naik pun akan membuat masyarakat kelaparan.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), M Ivan Riansa, menyebut, kenaikan harga BBM akan otomatis mendongkrak harga bahan pokok dan ongkos transportasi.

Masyarakat yang tadinya makan tiga kali sehari bisa jadi kini hanya makan dua kali sehari, atau mencari lauk yang lebih murah. Ongkos transportasi yang ikut naik juga mendesak masyarakat mengurangi kebutuhan lain

"Kebijakan menaikkan harga BBM tidak disertai persiapan matang. Pencabutan dan pengalihan dana subsidi ke sektor lain seperti infrastruktur, akan membuat banyak orang mati kelaparan. Belum lagi biaya pendidikan yang mahal," tutur Ivan, saat berbincang dengan Okezone, Rabu (19/11/2014).

Solusinya, kata Ivan, seharusnya pengendara sepeda motor, transportasi umum dan masyarakat kelas menengah ke bawah yang boleh memakai bensin premium.

"Nyatanya, masih banyak mobil baik plat merah maupun hitam yang menggunakan premium. Ini tidak pro rakyat," tegasnya.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menaikkan harga BBM bersubsidi sebanyak Rp2.000. Harga jual bensin premium kini menjadi Rp8.500 per liter dan satu liter solar dibanderol Rp7.500.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement