KISAH Lionel Messi menarik diulas. Sebab, megabintang sepakbola Argentina itu diketahui menerima gelar Doctor Honoris Causa dari Universidad de Buenos Aires (UBA).
Menariknya, gelar itu didapat Messi tanpa kuliah di universitas tersebut. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas perjalanan karier, prestasi, nilai-nilai pribadi, serta kontribusinya yang dinilai memberikan pengaruh besar bagi Argentina dan dunia.
Penganugerahan gelar tersebut berlangsung pada 6 Oktober 2026 di kompleks Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) di Ezeiza. Momen itu menjadi semakin istimewa karena berlangsung menjelang pertandingan perpisahan Messi bersama tim nasional Argentina.
Meski menyandang gelar doktor, Messi tidak memperoleh gelar tersebut melalui jalur pendidikan doktoral seperti mahasiswa pada umumnya. Doctor Honoris Causa merupakan gelar kehormatan yang diberikan universitas kepada seseorang karena pencapaian luar biasa atau kontribusinya terhadap bidang tertentu.
Karena sifatnya sebagai penghargaan, penerimanya tidak harus mengikuti perkuliahan, menyusun disertasi, ataupun menjalani ujian doktoral. Karena itu, gelar yang diterima Messi adalah doktor kehormatan, bukan gelar doktor akademik yang diperoleh setelah menyelesaikan program PhD atau pendidikan doktoral.