Guru Sibuk Mengurus Administrasi, Kapan Waktu untuk Mendidik?

Opini, Jurnalis
Senin 05 Oktober 2026 20:36 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

Penulis : Meilani Sari, pegiat literasi pendidikan, Mahasiswa program Pasca Sarjana Universitas Pamulang, Kepala SDIT Al-Amanah

Pernahkah kita membayangkan apa yang dilakukan guru setelah bel pulang sekolah berbunyi? Bagi sebagian guru, pekerjaan belum selesai. Masih ada hasil asesmen yang harus direkap, perangkat pembelajaran yang perlu disempurnakan, laporan yang harus disusun, serta berbagai dokumen yang menunggu untuk dituntaskan.

Di tengah rutinitas tersebut, muncul pertanyaan penting: ketika waktu guru semakin banyak tersita untuk administrasi, kapan mereka memiliki cukup waktu untuk mendampingi murid?

Pertanyaan ini bukan bentuk penolakan terhadap administrasi. Pendidikan membutuhkan perencanaan, evaluasi, dan pertanggungjawaban. Namun, administrasi semestinya menjadi 
sarana untuk meningkatkan mutu pembelajaran, bukan justru mengurangi ruang bagi guru untuk menjalankan tugas utamanya.

Antara Dokumen dan Kebutuhan Murid

Bayangkan seorang guru sekolah dasar yang mendapati beberapa muridnya belum memahami materi pecahan. Guru tersebut perlu memeriksa hasil pekerjaan, mencari tahu letak kesulitan murid, kemudian menyiapkan latihan dengan pendekatan yang lebih sederhana.

Pada saat yang sama, ada laporan dan dokumen yang harus diselesaikan. Guru pun harus membagi waktu antara menyiapkan pembelajaran lanjutan dan menuntaskan pekerjaan administratif.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya