Penentuan posisi dilakukan setelah proses pelatihan dan evaluasi berlangsung. Performa peserta menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan siapa yang paling sesuai untuk mengisi posisi tertentu.
Aspek yang diperhatikan antara lain konsistensi gerakan, ketepatan dalam mengikuti aba-aba, konsentrasi, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan fisik dan mental.
Posisi pembawa baki dalam upacara pengibaran atau penurunan Bendera Merah Putih memiliki tanggung jawab khusus. Selain harus memiliki ketenangan dan konsentrasi tinggi, pembawa baki juga dituntut mampu menjalankan setiap gerakan dengan tepat dan percaya diri.
Karena itu, penentuan pembawa baki tidak hanya didasarkan pada penampilan fisik. Kemampuan peserta selama menjalani rangkaian latihan dan evaluasi turut menjadi pertimbangan.
Hal serupa berlaku untuk posisi penggerek dan pembentang bendera. Setiap posisi memiliki tugas dan tingkat tanggung jawab masing-masing sehingga membutuhkan anggota yang dinilai paling siap menjalankannya.