Posisi strategis Greenland di Arktik membuatnya rentan terhadap perebutan pengaruh, tetapi pengakuan AS justru memperkuat klaim Denmark. Jarak jauh ini tidak menghalangi hubungan administratif, di mana Greenland memiliki dua perwakilan di Parlemen Denmark atau Folketing.
Secara politik, hubungan Greenland dengan Denmark tetap stabil, meskipun ada berbagai diskusi mengenai masa depan Greenland. Ketegangan dengan negara besar seperti Amerika Serikat dan Kanada mengenai sumber daya alam Arktik juga semakin meningkat. Dengan kekayaan alam yang melimpah, terutama mineral dan potensi energi, Greenland menjadi semakin penting di panggung internasional.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)