Mengapa Wilayah Kutub Sangat Dingin dan Membeku?

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Rabu 27 Desember 2023 07:23 WIB
Ini alasan wilayah kutub dingin dan membeku (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Baik Kutub Utara maupun Kutub Selatan, dikenal sebagai wilayah paling dingin dan membeku. Mengapa dua wilayah ini memiliki suhu di bawah 0 derajat?

Karena kemiringan dan rotasi bumi, planet kita mengalami pola cuaca global yang berbeda-beda di berbagai lokasi. Zona iklim dibagi menjadi enam zona iklim berdasarkan kategori yang diusulkan oleh ahli iklim Jerman dan ahli botani amatir Wladimir Köppen. Meskipun wilayah lain di Bumi mengalami intensitas panas yang berbeda, Kutub Utara dan Selatan secara konsisten lebih dingin dibandingkan wilayah lain di dunia, dilansir dari Science Times, Rabu (27/12/2023).

 BACA JUGA:

Mengapa Kutub Utara Sangat Dingin?

Daerah kutub bumi bersifat dingin karena posisinya yang berada di bagian atas dan bawah planet tidak memungkinkan menerima cahaya langsung dari Matahari. Karena poros bumi miring 23,5 derajat, radiasi matahari yang masuk dan menghangatkan planet ini menghantam bumi secara miring, bukan vertikal. Akibatnya, wilayah kutub hanya menerima 40% radiasi yang diterima dibandingkan wilayah khatulistiwa.

Di kedua kutub, Matahari selalu berada rendah di cakrawala, bahkan saat musim panas. Selama musim dingin, Matahari terletak jauh di bawah cakrawala sehingga tidak terbit selama berbulan-bulan. Tanpa energi matahari yang cukup untuk menghangatkan kutub, suhu permukaannya akan tetap rendah.

Faktor ini berhubungan dengan panjang atmosfer, sehingga mempengaruhi iklim kutub. Sinar Matahari perlu merambat melalui atmosfer hingga ke permukaan bumi. Jarak ini lebih kecil saat Matahari berada tepat di atas kepala, seperti di ekuator, dibandingkan saat Matahari berada di dekat cakrawala. Semakin panjang atmosfer maka semakin sedikit radiasi matahari yang sampai ke permukaan.

Refleksi juga berkontribusi terhadap suhu kutub. Es, air, dan salju merupakan pemantul radiasi matahari yang baik, terutama saat Matahari berada di dekat cakrawala. Permukaan putih es dan salju di kutub sangat reflektif dan berfungsi seperti cermin. Sebagian besar energi Matahari dipantulkan kembali ke luar angkasa setelah mencapai permukaan kutub. Oleh karena itu, udara di atas permukaan tersebut relatif sejuk.

Kurangnya uap air di kutub juga merupakan faktor penyebabnya. Uap air merupakan salah satu gas rumah kaca yang paling signifikan di atmosfer, namun kutub tidak menyimpan uap air sebanyak di wilayah tropis. Udara dingin memiliki kapasitas yang rendah untuk menguapkan air; lebih sedikit kelembapan berarti lebih banyak panas yang keluar ke luar angkasa.

Banyaknya es dan salju juga mendinginkan udara di atas kutub. Udara yang berat dan dingin meresap melalui atmosfer, menciptakan daerah bertekanan tinggi dengan aliran angin yang bergerak menuju ekuator.

 BACA JUGA:

Alasan utama mengapa Kutub Selatan lebih dingin daripada Kutub Utara adalah karena perbedaan utama keduanya. Kutub Utara merupakan lautan yang dikelilingi daratan, sedangkan Kutub Selatan merupakan daratan yang dikelilingi perairan. Karena air mendingin dan menghangat lebih lambat dibandingkan daratan, hal ini menghasilkan lebih sedikit perubahan suhu ekstrem.

Selain itu, Arktik terletak di permukaan laut, sedangkan Antartika merupakan benua tertinggi dengan ketinggian sekitar 7.500 kaki (2.300 meter). Semakin tinggi suatu tempat maka semakin dingin suatu tempat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya