JAKARTA – Penelitian mengungkapkan bahwa pelancong jaman dulu banyak menggunakan jalur darat untuk ke suatu tempat. Uniknya, jalan yang mereka tempuh adalah permukaan laut yang membeku.
Dilansir dari Science Alert, Sabtu (23/12/2023), permukaan es dari laut yang membeku memudahkan migrasi nenek moyang menuju tempat yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya. Jalan dari es ini, membuka jalur dari Siberia ke Dunia Baru, bahkan 10.000 tahun lebih awal dari perkiraan kedatangan orang-orang First Nations di Amerika Serikat.
Berdasarkan studi sedimen dan fosil kehidupan laut yang dianalisis oleh para peneliti dari Survei Geologi Amerika Serikat, Lembaga Oseanografi Woods Hole, dan Oregon State University, migrasi nenek moyang mengalami kemajuan pesat berkat menemukan jalur es darat.
BACA JUGA:
Hal ini dibenarkan oleh presentasi ahli geologi Survei Geologi AS Summer Praetorius yang disampaikan pada Pertemuan Tahunan Persatuan Geofisika Amerika (AGU23) di San Francisco menunjukkan bahwa hamparan es musim dingin memiliki peran penting dalam perjalanan migrasi nenek moyang disaat perjalanan dengan perahu saat itu terlalu berbahaya.
BACA JUGA:
Budaya Migrasi Jalur Es Masyarakat Clovis
Perjalanan di atas es identik dengan migrasi yang dikenal sebagai budaya masyarakat Clovis, pionir asli benua Amerika Serikat. Mereka berhasil menghubungkan perpindahan penduduk beberapa wilayah berkat jalur es ini.
Hal ini dibuktikan dari penemuan sisa kerangka dan ujung proyektil serupa yang ditemukan saat permukaan es mencair. Selain penemuan fosil, ilmuwan juga menyatakan bahwa data iklim pada saat itu mendukung pergerakan migrasi yang relatif mudah dilalui di daratan.