Ingin Belajar ke Luar Negeri, Pelajar dan Mahasiswa Penting Kantongi Sertifikat Vaksinasi Internasional

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Senin 27 November 2023 12:02 WIB
Kuliah di luar negeri penting kantongi sertifikat vaksinasi internasional (Foto: Mayo Clinic)
Share :

JAKARTA - Salah satu syarat melakukan perjalanan dan kuliah di luar negeri adalah sehat jasmani dan rohani. Sejak era pandemi Covid-19, masyarakat mulai melek kesehatan. Salah satunya adalah vaksinasi.

Vaksin Internasional biasanya direkomendasikan terutama bagi yang ingin berpergian ke negara yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit tertentu. Vaksinasi juga menjadi prioritas utama untuk pelajar yang melakukan studi di luar negeri agar pelajar dapat terlindungi dari penyakit menular yang mungkin dapat mengganggu proses studi.

Selain wisatawan dan pelajar, calon jemaah umrah juga disarankan menerima vaksin, yaitu vaksin meningitis. Sejumlah vaksin yang penting diperoleh tubuh yakni Vaksin Hepatitis A dan B, Vaksin Varicella (Cacar), Vaksin Influenza, Vaksin Tetanus, Vaksin Campak dan sebagainya.

“Pelajar yang sedang menempuh studinya di luar negeri, biasanya diwajibkan menerima beberapa jenis vaksin tertentu. Namun tentu saja vaksin yang perlu dilengkapi setiap negara bisa berbeda-beda. Kemudian untuk para wisatawan juga dapat menerima vaksin yellow fever yang diperuntukkan untuk melindungi dari demam kuning dan untuk calon jamaah umrah disarankan menerima vaksin meningitis,” ungkap Ardiansyah selaku Direktur PT Millenia Dharma Insani Klinik Mitrasana dengan induk PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) kepada Okezone.com, Senin (27/11/2023).

Apa Itu Demam Kuning?

Ardiansyah menambahkan, demam kuning merupakan penyakit endemik di beberapa negara Afrika dan Amerika Selatan sehingga wisatawan yang bepergian ke daerah tersebut diwajibkan menerima vaksin yellow fever dan memerlukan bukti berupa Sertifikat Vaksinasi Internasional (ICV).

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dan hendak menerima vaksin, direkomendasikan melakukan vaksin 1 bulan sebelum perjalanan. Untuk mereka yang hendak melakukan vaksinasi meningitis, sebaiknya dilakukan 14 hari sebelum keberangkatan. Setelah melakukan vaksinasi secara lengkap, juga disarankan untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara menyeluruh 1 minggu sebelum keberangkatan.

 BACA JUGA:

“Harapannya layanan vaksin Internasional dapat mendorong masyarakat untuk peduli terhadap vaksinasi agar memiliki kekebalan terhadap penyakit yang dapat dicegah ketika mereka hendak ke luar negeri. Selain itu juga dapat meningkatkan keterjangkauan akan layanan vaksin internasional kepada mereka untuk sehatkan bangsa,” katanya.

(Marieska Harya Virdhani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya