Meski armada perang minim, pemuda berhasil mempertahankan Surabaya selama tiga minggu. Perang yang dimulai sejak 10 November 1945 di Tanjung Perak ini pun berakhir pada 28 November 1945 di Gunung Sari dengan kemenangan di tangan Indonesia.
BACA JUGA:
Kemenangan berdarah ini dikobarkan oleh siaran Radio pemberontakan Bung Tomo yang menjangkau hingga ke luar Indonesia. Akibatnya, tak hanya mendapat perhatian rakyat Indonesia, Surabaya juga meraih perhatian dunia Internasional sehingga datang banyak bantuan bagi warga Surabaya.
Nah itu tadi penyebab pertempuran 10 November yang kini dihormati sebagai Hari Pahlawan. Untuk menghargai perjuangan mereka dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, mari kita doakan para pahlawan agar beristirahat dengan tenang.
(Zuhirna Wulan Dilla)