JAKARTA - Sepatu tertua sejak zaman era neolitikum ditemukan di gua kelelawar di Eropa. Sepatu tersebut sudah berusia 6.000 tahun.
Benda-benda tersebut termasuk di antara benda-benda kuno yang ditemukan di gua kelelawar di Spanyol yang dijarah oleh para penambang pada abad ke-19, namun dianalisis dalam sebuah studi baru. Kelembapan yang rendah dan angin sejuk di dalam gua membuat gua tersebut tetap terpelihara dengan baik. Peneliti juga menganalisis keranjang dan seperangkat alat.
BACA JUGA:
“Benda-benda tersebut adalah kumpulan bahan serat tumbuhan tertua dan paling terawetkan di Eropa selatan yang diketahui sejauh ini." kata rekan penulis studi, María Herrero Otal dikutip dari BBC News, Minggu (1/10/2023).
Keberagaman teknologi dan pengolahan bahan mentah yang didokumentasikan menyoroti keterampilan komunitas prasejarah. Teknik penanggalan baru yang digunakan menunjukkan bahwa kumpulan 76 benda yang ditemukan di gua tersebut berusia sekitar 2.000 tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya.
Cara Daftar Tryout CPNS 2023 di Okezone, Ini Tahapannya
Beberapa objek di set tersebut berasal dari 9.000 tahun yang lalu. Sandal yang diteliti diduga tak hanya menggunakan berbagai jenis rumput dalam strukturnya, tetapi juga menggunakan bahan lain seperti kulit dan kapur.
Sepatu ini berasal dari periode Neolitikum, membuatnya lebih tua dari sepatu kulit berusia 5.500 tahun yang ditemukan di sebuah gua di Armenia pada tahun 2008.
Gua tempat sandal berusia 6.000 tahun ditemukan adalah Cueva de los Murciélagos, atau Gua Kelelawar, di Andalusia, barat daya Spanyol.
BACA JUGA:
Menurut peneliti, gua tersebut pertama kali diakses pada tahun 1831 oleh seorang pemilik tanah yang mengumpulkan guano kelelawar atau kotorannya, yang digunakan untuk membuat pupuk.
Kurang dari dua dekade kemudian, gua tersebut digunakan oleh para penambang, saat menambang gua dan mereka menemukan sebuah galeri yang menyimpan sebagian mayat mumi, keranjang, peralatan kayu, dan penemuan lain seperti gigi babi hutan dan mahkota emas yang unik.
(Marieska Harya Virdhani)