JAKARTA – Menulis di kertas atau buku sudah biasa. Pernahkah mencoba menulis di atas air? Ah mustahil!
Tapi tidak bagi seorang Fisikawan Thomas Palberg dari Johannes Gutenberg University Mainz JGU. Dilansir dari Science Times, Rabu (13/9/2023) bahwa penemuan ini menggunakan pulpen yang khusus, memiliki ujung pena dengan berukuran 50 mikron. Ujung pena ini terdiri dari bahan khusus yang bisa menukar ion didalam cairan.
Thomas Palberg menjelaskan bahwa di dalam air yang tidak melebihi ukuran koin Euro, mereka mampu menghasilkan pola mirip rumah seukuran huruf "i" dengan font ukuran 18 poin. Hasil gambar ini perlu dilihat melalui mikroskop.
Untuk menjaga kestabilan tulisan, pulpen ini harus menggerakkan air di sekitar ujung pulpen, bukan menggerakkan ujung pulpen di dalam air. Meskipun awalnya dilakukan secara manual, para peneliti menggunakan perangkat yang dapat dimodifikasi untuk melakukannya.
Benno Liebchen, fisikawan dari TU Darmstadt, menambahkan bahwa hal ini memungkinkan penulisan paralel di dalam air. Dengan demikian, mekanisme ini juga dapat membantu menghasilkan pola fluida yang kompleks dan padat.
BACA JUGA:
Teknologi ini masih dalam tahap awal. Namun demikian, hal ini mengarah pada berbagai kemungkinan, termasuk penciptaan jenis seni baru dan kemampuan untuk memantau pergerakan jejak kimia dalam cairan. Secara umum, penemuan ini membuka lebih banyak pintu untuk menggambar, menulis, dan membuat pola pada cairan, bahkan pada skala mikroskopis.
(Marieska Harya Virdhani)