Saat kembali ke kampung halamannya, ia mengabdikan diri pada Dinasti Al-murabitun sebagai dokter utama. Setelah dinasti ini lengser, ia diangkat menjadi menteri. Saat menjadi menteri, dia menulis beberapa kitab di bidang kedokteran.
BACA JUGA:
Salah satu karyanya yaitu Kitab Al-Tafsir fi Al Mudawat wa At Tabdis. Kitab ini menjelaskan beragam penjelasan tentang penyakit beserta dengan penyembuhannya. Ia juga berhasil menjelaskan tentang bagaimana cairan dalam jantung menumpuk sehingga menyebabkan penderitanya meninggal.
Keahliannya dalam ilmu bedah inilah yang berhasil membuat ia dijuluki sebagai Bapak Ilmu Bedah Eksperimental. Bahkan dirinya dikenal sebagai perintis metode bedah dan otopsi.
( Muhammad Fadli Rizal)