Untuk lantai 8 dan 9 dimanfaatkan sebagai ruang laboratoriun program studi MICE serta ruang auditorium. Kapasitasnya 300 orang. Selain itu, gedung tersebut juga dilengkapi basement.
"Sarana dan prasarana yang memadai ini akan mendorong dan menghasilkan SDM Parekraf yang berkualitas dan berdaya saing," ujar Sandiaga.
Poltekpar berada di bawah naungan Kemenparekraf. Institusi pendidikan ini dipercaya mampu menghasilkan lulusan yang siap kerja. Mereka dicetak sesuai dengan kebutuhan industri dengan presentase 70 persen, dan 30 persennya menjadi wirausaha.
Menurut Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin, kehadiran Gedung Kuliah Terpadu bermula dari minat calon mahasiswa baru yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun ini, total mahasiswa Poltekpar Makassar sudah mencapai 2.108 mahasiswa.
"Oleh sebab itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap calon mahasiswa baru dan semua mahasiswa bahkan dosen pengajar di Poltekpar Makassar mendapat sarana dan prasarana yang baik," kata Arifin.
Menparekraf didampingi Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf, Faisal saat peresmian. Selain itu, ada juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Asriady Sulaiman; Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem; dan tamu undangan dari berbagai kalangan.
(Arief Setyadi )