Kemudian, lanjut dia, perbedaan model yang baru dari sebelumnya adalah pelaksanaan ujian mandiri jalur PTKIN, dengan cara online onside, yakni pelaksanaan secara daring, tetapi seluruh peserta akan mengikuti ujian di kampus yang ditunjuk dengan diawasi bersama.
"Tahun lalu 100 persen daring karena masih pandemi," kata pria yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Walisongo tersebut.
Dengan demikian, kata dia, harapannya seluruh siswa kelas 12, bisa memanfaatkan kesempatan mendapatkan kursi terbaik di kampus-kampus PTKIN di seluruh Indonesia.
"Dengan prodi yang sangat variatif, dari jalur prestasi melalui SPAN-UM PTKIN maupun jadwal lainnya," ujar dia.
(Natalia Bulan)