Model kacamata yang dipakai orang Eropa berbentuk kaca pembesar yang dipegang dengan satu tangan. Setelah itu, barulah mereka memakai lensa kaca ganda yang diberi penopang untuk dapat dikaitkan ke telinga.
Di tahun 1784, Benjamin Franklin, sesosok ilmuwan Amerika, sukses menemukan kacamata bifocal, yakni kacamata yang bisa dipakai untuk melihat baik untuk jarak dekat maupun jarak jauh.
Dengan itu, Benjamin telah sukses memperbaiki fungsi dan bentuk kacamata di zaman modern.
Di tengah kedua abad ke-20, kacamata dipandang menjadi bagian dari pakaian seseorang.
Menyerupai seperti pakaian, kacamata mempunyai gaya tersendiri dan pemakainya dipandang kuno apabila tak memperbaharuinya.
Pada zaman ini juga pun semakin banyak aktris/selebriti yang menawani model kacamata.