Resensi Musik: Kekecewaan dan Tokoh Fiksi dalam Album Abdi Lara Insani Milik .Feast

Rangga Nugraha, Jurnalis
Selasa 06 Desember 2022 12:21 WIB
Album Abdi Lara Insani .Feast/Instagram/@ffeastt
Share :

Namun di lagu berikutnya yang berjudul Jaya dan lagu instrumental berjudul Orang-Orang yang Berubah euforianya sedikit diredam dengan temponya yang lambat dan makna yang cukup berbalik.

Pada lagu Jaya terdapat auto kritik terhadap diri kita sendiri bahwa keadaan di masa depan sepenuhnya ada di tangan kita dengan segala kemungkinan baik dan buruknya.

Jangan Ikut Campur adalah lagu urutan ketiga dari akhir album ini yang cukup menggambarkan kemarahan akan kerakusan penguasa sehingga menimbulkan dendam yang membabi buta.

Namun di dua lagu penutup yang berjudul Ali dan Senin Toko Tutup .Feast seperti mempersembahkannya khusus untuk menggambarkan seperti apa Ali dan kekacauan yang ditimbulkannya.

Album ini mengajari kita bahwa sosok yang berkuasa tidak selalu memenuhi taraf ideal kita. Sialnya, sering kali kekuasaan itu jatuh ke tangan yang salah, lagi dan lagi.

Sehingga dalam situasi yang kacau, cara untuk coba meringankan adalah menyadarkan mereka yang memiliki kekuasaan.

Kritik adalah senjata yang patut dicoba untuk mengubah sesuatu ketika kekuasaan tidak berada di tangan kita.

Judul album : Abdi Lara Insani

Penyanyi/artis : .Feast

Tanggal rilis : 22 April 2022

Produser musik : Aristo Haryo/Ryo Bodat

Label : Sun Eater

Rangga Nugraha

Aktivis Persma UIN Bandung

(Natalia Bulan)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya