Produk SMKN 1 Cibinong Tunjukkan Taringnya, Mulai Dilirik oleh Industri-Industri Besar

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Selasa 15 November 2022 12:52 WIB
Produk SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor mulai dilirik industri besar/Agung B S
Share :

Terakhir, ada Casing Air Slide Aeration atau alat untuk menyaring semen. Alat tersebut diproduksi pada kompetensi keahlian Teknik Pemesinan dalam mata pelajaran Teknik fabrikasi Logam di kelas XII.

"Pesanan ini setiap tahunnya sebanyak 1 unit casing air slide aeration silo blending di mana proses pengerjaannya memakan waktu selama 3 bulan dengan gabungan beberapa kompetensi dasar sehingga didapat satu produk utuh," ujarnya.

Diketahui, SMKN 1 Cibinong menerapkan Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA). Model pembelajaran ini mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri.

Melalui BLUD dan model pembelajaran TEFA, kata Nonong, maka produk-produk yang dibuat para peserta didik sebagai proses belajar pun bisa dipasarkan ke masyarakat.

Sebab, sistem BLUD bakal memudahkan untuk melakukan kerjasama dengan dunia industri.

Ditambah dengan 10 fleksibilitas hak yang bisa menunjang kinerja efisien dan efektifnya di SMK BLUD.

Adapun fleksibilitas SMK BLUD didapatkan dari pengelolaan barang dan jasa melalui pendapatan, pembelanjaan, pengadaan barang dan jasa, utang dan piutang, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), penentuan kerja sama, penanaman investasi (modal), penentuan tarif layanan, silpa (defisit) dan pembiayaan untuk remunerasi pegawai.

"Sehingga hasilnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional sekolah," ucapnya.

Pada mata pelajaran produktif atau kejuruan penerapan model pembelajaran Project Base Learning (PjBL) TEFA di SMKN 1 Cibinong Kabupaten Bogor tidak hanya bermitra dengan PT. Indocement Tunggal Prakarsa.

Pada kompetensi keahlian Teknik Permesian dan Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur juga bekerjasama dengan anak perusahaan PT. KAI yang menghasilkan penyangga bantalan rel kereta api.

Sedangkan untuk kompetensi keahlian Rekayasa Perngkat Lunak (RPL) merancang dan mengimplementasikan pembuatan aplikasi presensi sekolah untuk kebutuhan internal.

Adapun di kompetensi keahlian Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi (SIJA) dan Teknik Komputer dan Jaringan bekerja sama dengan PT. Bonet dalam hal pembelajaran berbasis industri untuk layanan jasa Internet.

"Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri (TOI) bekerjasama dengan SMAN 4 Cibinong dan Toko Buku dalam pembuatan Running Text," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Cibinong, Sugiyo mengatakan, sekolah yang dia bina pun menjalin kerja sama dengan perusahaan alat berat, PT Komatsu Indonesia.

Tak ayal, SMKN 1 Cibinong yang masuk dalam kategori pusat keunggulan kini berada di peringkat satu, baik dari kategori tata kelola maupun layanan.

Selain mencetak pelajar untuk bisa menjadi SDM yang andal di industri kelak, pihaknya juga menyiapkan peserta didiknya untuk memiliki mental dan karakter young enterpreneur atau pengusaha muda.

"Pencetakan pelajar menjadi pengusaha muda atau atau sekolah pencetak wirausaha (SPW) sudah kami mulai, sedangkan menyiapkan mental dan karakter pelajarnya menjadi generasi siap kerja memang sudah menjadi ciri khasnya SMK," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya