BANDUNG BARAT - Tren kenaikan kasus Covid-19 belakangan mengalami gejala kenaikan kembali secara nasional. Hal tersebut salah satunya karena disebabkan kemunculan tiga subvarian baru Covid-19, yakni varian BA2.75, XBB, dan BQ1.
Berdasarkan data pekan lalu, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan penambahan kasus harian terbanyak setekah DKI Jakarta, yakni sebanyak 1.013 kasus baru.
Sehingga hal itu harus menjadi perhatian berbagai kalangan agar tidak lagi ada lonjakan kasus Covid-19.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Dendih mengatakan, tetap memperingatkan sekolah agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Hal tersebut sebagai antisiasi munculnya penyebaran virus di lingkungan sekolah.
"Sekolah tetap diminta menjalankan protokol kesehatan seperti yang sudah dijalankan selama ini. Tidak boleh kendur atau lalai, apalagi sekarang tren kasusnya secara nasional mulai ada peningkatan lagi," ucapnya di Ngamprah, Senin (14/11/2022).
Menurutnya, aturan penerapan prokes di lingkungan sekolah masih belum dicabut. Sehingga semua sekolah harus tetap menjalankan prokes sesuai yang ditetapkan pemerintah. Seperti menyediakan tempat mencuci tangan, menyiapkan hand sanitaizer, serta memakai masker.
Selain itu physical distancing di sekolah juga harus tetap dijaga dan menghindari kerumunan. Jangan sampai guru maupun siswa lupa menerapkan prokes ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar, karena merasa bahwa kasus Covid-19 sudah melandai.