Asal Usul Setrika, Sudah Ada Sejak Zaman Yunani Kuno

Salma Sita Rosulina, Jurnalis
Jum'at 04 November 2022 17:45 WIB
Ilustrasi/Unsplash
Share :

Kemudian wajan tersebut didiamkan sampai panas, dan selanjutnya ditekan ke baju yang akan digunakan.

Kemudian, setrika berkembang di Eropa pada abad ke-17.

Setrika tersebut terbuat dari besi tebal dengan permukaan rata yang diberi pegangan besi, saat itu setrika diberi nama “sadiron”.

Sadiron digunakan dengan cara dipanaskan terlebih dahulu di depan kompor atau perapian. Jika sudah panas, sadiron dapat digunakan untuk merapikan baju dari lipatan-lipatan.

Namun terdapat kelemahan pada setrika abad ke 17 ini, yaitu pegangan sadiron yang ikut memanas ketika sedang disimpan di depan kompor atau perapian, sehingga menyusahkan si pengguna.

Kemudian seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Lowa, Mary Florence Potts menemukan setrika cetak (cast iron).

Setrika tersebut ditemukan dari inovasi sadiron, ujungnya dibuat runcing untuk memudahkan pengguna ketika mendorong bagian baju yang terlipat.

Beberapa tahun kemudian, Mary Florence Potts menemukan penemuan baru. Mary berhasil membuat pegangan sadiron dapat dilepas, sehingga pegangan tersebut tidak akan ikut panas ketika sedang dipanaskan.

Pada abad ke 19, Eropa baru menemukan setrika yang diisi oleh batu panas. Penemuan itu tentunya sangat jauh tertinggal dari kebudayaan Tiongkok yang sudah menemukannya pada awal abad pertama masehi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya