JAKARTA - Menggambar memerlukan tingkat konsentrasi dan kreativitas yang tinggi. Selain itu, tanpa dipungkiri bakat juga menjadi salah satu faktor keberhasilan suatu gambar.
Namun, satu hal hal paling penting dalam menggambar adalah teknik. Tanpa teknik gambar yang benar, gambar bisa saja tidak memiliki makna atau arah yang jelas.
Suatu karya seni selalu memiliki sesuatu yang ingin disampaikan kepada penikmat. Jika suatu karya seni tidak tersampaikan tujuannya, bisa saja karena teknik menggambarnya yang salah.
Teknik yang mendasari suatu gambar bisa tercipta, dengan menguasai teknik seseorang menjadi punya bekal melewati langkah selanjutnya dalam menggambar.
Bisa dibilang penggunaan teknik adalah hal dasar untuk belajar menggambar.
Bagi seseorang yang ingin belajar menggambar harus mengetahui teknik apa saja dalam menggambar. Berikut macam-macam teknik menggambar, langkah-langkah, dan contohnya:
1. Teknik Arsir
Teknik yang lebih memperhatikan pada kekuatan garis. Menggambarnya biasa menggunakan pensil, namun bisa juga dengan spidol, tinta, atau alat lain yang bisa menghasilkan garis berulang.
Dalam menggaris harus mengetahui bagaimana meletakan garis yang tebal, terang, dan gradasi untuk menciptakan suatu kesan dalam gambar.
Kamu bisa melakukannya dengan berlatih teknik arsir gradasi. Dalam satu lembar buku gambar, buat arsir yang tipis dari sebelah kiri hingga semakin kanan arsiran itu semakin gelap.
Buatlah garis penanda dengan beberapa kolom agar kamu tahu perbedaan yang terjadi dari setiap kolom.
2. Teknik Linier
Teknik menggambar dengan metode objek gambar yang menggunakan media garis sebagai pakemnya. Garis bisa dibuat secara lurus maupun lengkung.
3. Teknik Blok
Teknik ini yaitu menggambar untuk menciptakan suatu bentuk dengan menutup seluruh objek gambar dengan satu warna.
Kamu tidak boleh menggunakan berbagai macam warna pada teknik ini.
Tujuannya agar gambar memiliki wujud globalnya atau biasa disebut gambar siluet. Biasanya menggunakan warna hitam pada gambar blok.
4. Teknik Perspektif
Sesuai dengan nama nya, gambar ini terbentuk dari perspektif seseorang dalam melihat suatu objek dari mata langsung.
Dari menggambar berdasarkan peletakan garis horizon, letak benda, dan jumlah titik hilang menghasilkan suatu gambar tiga dimensi, sesuai dengan arah pandang mata.
5. Teknik Dussel
Teknik gambar dengan cara digoreskan dalam posisi miring atau serong untuk menentukan gelap terang pada objek gambar.
Hampir sama dengan teknik arsir namun ini mengharuskan arsir dalam posisi miring.
Pada umumnya gambar menggunakan teknik ini dengan pensil. Namun, bisa juga dengan alat lain seperti pulpen dan spidol yang penting garis miringnya jelas terlihat.
6. Teknik Pointilis
Teknik ini cukup unik karena harus menggambar dengan titik-titik untuk menentukan gelap terangnya pada suatu objek yang digambar.
Jika ingin membuat gambar yang lebih gelap di suatu sisi tentu kamu harus melakukan titik-titik yang lebih dominan dari sisi lainnya. Teknik ini bisa menggunakan pensil, pulpen, ataupun alat yang bisa menghasilkan bercak titik.
7. Teknik Aquarel
Teknik aquarel bisa menggambar dalam berbagai bentuk, yang terpenting harus dilakukan dengan media cat air dan sapuan kuas yang tipis sehingga menghasilkan gambar yang seperti transparan atau tembus pandang.
8. Teknik Plakat
Teknik plakat justru kebalikannya dari teknik aquarel. Perbedaannya hanya di teknik sapuan, sapuan yang dilakukan dengan tebal untuk menghasilkan gambar yang pekat dan menutupi seluruh warna asli dari media.
Direkomendasikan dengan menggunakan cat poster. Namun, kamu tetap bisa menggunakan cat air dengan campuran air yang sedikit.
9. Teknik Sketsa
Teknik sketsa adalah cara menggambar menghasilkan rencana atau dasar membuat suatu gambar. Dari teknik sketsa bisa dilanjutkan dengan teknik-teknik lain.
Tahap ini sangat berpengaruh terhadap proses selanjutnya suatu gambar. Biasa teknik ini dipakai dalam membuat sketsa bangunan, manusia, atau suatu desain.
Langkah-Langkah Menggambar
1. Pengamatan Objek
Sebelum memulai menggambar, lakukan pengamatan terhadap objek. Luangkanlah waktu beberapa menit untuk mengamati, melakukan pengenalan terhadap objek yang mau digambar.
Tujuannya agar mendapatkan hasil yang memiliki makna dan sesuai dengan objek. Maka dari itu harus dilakukan dengan teliti dan jeli agar hasil gambar sempurna.
2. Membuat Sketsa
Teknik sketsa memang sebagian besar digunakan dalam menggambar, apalagi untuk pemula. Lakukan goresan-goresan tipis membentuk suatu objek yang kita inginkan.
Tujuannya agar mengantisipasi kesalahan atau ketidaktepatan dengan objek yang mau digambar. Tentu harus dilakukan dengan teliti agar sesuai dengan objek.
3. Pencahayaan atau Gelap Terang
Hal ini juga cukup penting untuk dilakukan, banyak gambar yang tidak memiliki sisi gelap dan terangnya. Mengakibatkan gambar tersebut tidak merepresentasikan apapun.
Memperhatikan pencahayaan harus dari sisi mana dan tujuannya supada gambar yang dihasilkan seperti objek aslinya.
4. Pewarnaan
Pewarnaan tergantung juga dari teknik yang kamu gunakan. Jika menggunakan teknik aquarel dan plakat, kamu bisa menggambar dengan berbagai macam warna.
Namun, berbeda dengan teknik blok, kamu hanya membutuhkan satu warna.
Banyak bahan yang bisa digunakan, seperti pensil warna, cat air, dan pastel. Cara menggambarnya tergantung dari bahan yang dipakai.
5. Finishing
Satu langkah ini tidak boleh diremehkan.
Perhatikan gambar yang sudah jadi dari berbagai sisi, temukan bagian-bagian yang belum sempurna.
Tujuan finishing adalah untuk menyempurnakan gambar, sehingga gambar akan terlihat indah atau awet jika menggunakan teknik aquarel dan plakat.
Mengapa demikian? Karena jika melalui kedua teknik ini kamu bisa finishing menggunakan cat semprot transparan.
Tujuannya agar warna terlihat lebih keluar dan cat menjadi tahan lama.
Itulah teknik menggambar, langkah-langkah, dan contohnya. Semoga membantu!
(Natalia Bulan)