10 Macam-Macam Teknologi Medis Terbaru 2022, Ini Daftarnya

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Rabu 28 September 2022 14:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Share :

mRNA  atau messenger ribonucleic acid merupakan sebuah molekul RNA beruntai tunggal yang membawa informasi genetik dari DNA. mRNA akan memberikan kode genetik kepada sel tubuh untuk menghasilkan protein virus agar tubuh bisa menghasilkan respon imun.

Keberhasilan vaksin mRNA ini memberikan angin segar untuk mengembangkan berbagai jenis vaksin lain, seperti vaksin kanker hingga virus Zika. Tak hanya itu saja, teknologi mRNA juga dianggap menghemat waktu dan biaya.

2. Virtual Reality (VR)

Teknologi virtuala reality sudah ada sejak beberapa tahun terakhir. Saat ini, VR kerap digunakan untuk mengobati dan mengelola penyakit dan kondisi psikologis seseorang. Seperti stres, kecemasan, demensia, hingga austisme.

VR juga bisa digunakan untuk memanajemen nyeri dengan mengubagh pola pikir dan persepsi tentang rasa sakit. Para pasien juga bisa melihat keadaan tubuh mereka sendiri dengan penggambaran dari VR 

Teknologi VR dalam dunia medis masih dikembangkan untuk perawatan  preventif, rehabilitasi, kehidupan yang membantu, terapi kanker, dan pembedahan.

3. Neuroteknologi

Komponen neuroteknologi dikembangkan untuk memahami otak, mengvisualisasikan prosesnya, serta mengontrol, memperbaiki, serta meningkatkan fungsinya.

Cara kerja teknologi tersebut adalah dengan merekam medan magnet yang dihasilkan oleh adanya aktivitas listrik di dalam otak, neurostimulasi, merangsang otak, dan sistem saraf untuk memenuhi aktivitas otak.

Jika dikembangkan menjadi lebih baik lagi, teknologi ini bisa menyembuhkan beberapa penyakit otak, seperti alzeimer dan parkinson. Sayangnya, neuroteknologi cukup kontroversial karena menyinggung masalah privasi dan hak atas data.

4. Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI)

AI cukup menarik perhatian di tahun 2022. Dalam dunia medis, Ai bisa mendeteksi penyakit sejak dini dan melakukan diagnosis dengan lebih cepat dan akurat.

Selain itu, teknologi  ini bisa membantu para dokter untuk membuat program perawatan yang lebih komprehensif. Sehingga para pasien bisa mengelola kondisi mereka dengan lebih efektif.  AI juga dimanfaatkan dalam penelitian dan penemuan obat.

5. 3D Printinting

Teknologi dalam dunia medis juga diramaikan dengan adanya 3D Printing. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk membuat implan hingga sendi yang digunakan dalam proses operasi.

Meski awalnya dibuat untuk meregenerasi sel kulit pasien korban luka bakar, namun peneliti melihat peluang yang lebih besar. Mereka rupanya telah berhasil membuat pembuluh darah, ovarium sintesis, dan pankreas dengan menggunakan 3D Printing.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya