Karya tulis akhir atau disertasi yang mendampingi gelarnya berjudul “Critische Beschouwing van de Sadjarah Banten”. Karya ini tentang pandangan kritis terhadap sejarah Banten.
Berkat hal tersebut, beliau membuka jalur penelitian mengenai historiografi Indonesia dan membuatnya dikenal sebagai bapak metodologi penelitian sejarah Indonesia.
Selain itu, beliau juga merupakan orang yang mendalami ilmu agama Islam sehingga banyak yang menjulukinya sebagai ahli keislaman.
Saat masih mudanya dulu, Hussein dikenal sebagai pemuda yang pintar dan berbakat. Maka tak heran, Hussein bisa menjadi orang yang bersejarah di Indonesia maupun di luar negeri dan disegani oleh masyarakat.
(Khafid Mardiyansyah)