Karena adanya efek rumah kaca, panas matahari tetap terperangkap dalam atmosfer sehingga bumi mengalami pemanasan global.
Pemanasan global terus terjadi seiring dengan revolusi industri pada abad 18 yang mana bahan bakar fosil, minyak bumi dan batu bara.
Dampak geofisika seperti muka air laut yang mengalami peningkatan, lelehnya gunung es, meningkatnya volume curah hujan, perubahan iklim drastis, flora fauna tertentu punah dan sebagainya.
Kemudian dampak bagi aktivitas ekonomi sosial masyarakat seperti kawasan pesisir pantai terganggu, pengurangan produktivitas lahan pertanian, pemukiman penduduk, sarana prasarana terganggu dan resiko terjangkit berbagai penyakit.