Andri berharap melalui kegiatan ini masyarakat akan semakin mencintai batik dan bisa meningkatkan keterampilan di bidang seni membatik dan juga sebagai peluang usaha.
"Dalam mengembangkan kerajinan membatik. Siapapun bisa belajar membatik asalkan ada kemauan dan kesempatan," ungkapnya.
Sementara itu, Kasudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Utara, Rofiqoh mengungkapkan masyarakat Jakarta Utara diberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan membatik.
"Pelatihan ini juga sebagai upaya untuk peningkatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di wilayah Jakarta Utara. Mereka diberikan kesempatan yang sama untuk berkreasi dengan belajar membatik," pungkasnya.
(Natalia Bulan)