2. Alat Ukur Suhu
Alat ukur suhu adalah termometer. Termometer memiliki prinsip kerja memanfaatkan sifat termometrik suatu zat, yaitu menggunakan perubahan sifat zat akibat adanya perubahan suhu pada zat tersebut.
Sifat-sifat termometrik yang digunakan dalam termometer, antara lain volume cairan, hambatan logam, tekanan udara, dan termo gaya gerak listrik (GGL) dari termokopel.
Akan tetapi, termometer yang kerap dijumpai adalah termometer cair yang menggunakan sifat perubahan volume cairan terhadap suhu dalam.
Termometer cair biasanya menggunakan cairan seperti air raksa atau alkohol.
3. Skala Suhu
Skala termometer menggunakan dua titik acuan, yaitu titik beku air pada tekanan standar sebagai titik tetap bawah dan titik didih air pada tekanan standar sebagai titik tetap atas.
Terdapat beberapa satuan yang digunakan dalam pengukuran, yaitu Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.
Pada skala Celcius, titik beku air adalah pada 0° C dan titik didih air adalah pada 100° C.
Sedangkan pada skala Reamur, titik beku air adalah 0° R dan titik di didih air 80° R.
Untuk Fahrenheit, titik beku air adalah 32° F dan titik di didih air 212°F. Sementara Kelvin, titik beku air adalah 273,15 K dan titik di didih air 373,15 k.