BLORA - Sebanyak 151 SD di Blora mengalami kekurangan murid berdasarkan data laporan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora.
Data dari Disdik juga menyebutkan bahwa SD-SD tersebut mendapatkan murid hanya di bawah 10 orang.
Namun, ada 9 SD yang memang tidak merekrut murid karena sudah regrouping atau digabung dan ada 7 SD yang sama sekali tidak mendapatkan murid,
Dari 598 SD negeri/swasta di Kabupaten Blora yang mendapatkan siswa di bawah 28 orang sesuai kuota rombel ada 534 sekolah. Sementara yang di bawah 10 sebanyak 135 SD.
Menurut keterangan sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora Widodo ada beberapa faktor yang memengaruhi kurangnya murid tersebut.
"Pertama, memang jumlah anak di usia sekolah itu kan berkurang, keberhasilan KB lah. Terus yang kedua khususnya anak SD ya, sekarang kan banyak sekolah yang berbasis agama, jadi kalau swasta seperti kan tidak mengenal zonasi," kata Widodo.