Seperti hasta, jengkal, feet, inch, dan lain-lain. Sehingga, munculnya SI ini untuk menghindari kebingungan dan kerancuan dalam pengukuran.
Keuntungan yang dapat diperoleh dari pengukuran dengan satuan SI adalah:
Mudah menggunakannya, karena tidak perlu melakukan konversi satuan lagi.
Mudah memperoleh alat ukur di berbagai daerah, karena sudah diakui secara internasional.
Satuan SI memiliki skala ukuran dari yang paling rendah hingga paling tinggi.
Misalnya satuan panjang memilki satuan SI, yaitu meter. Untuk skala ukuran tinggi, meter bisa dikonversikan menjadi dekameter, hektometer atau kilometer dengan mudah, yaitu dengan membagi 10 untuk setiap tingkat kenaikan tingkat.
Begitu juga untuk skala ukuran rendah meter bisa dikonversikan menjadi desimeter, centimeter hingga milimeter dengan cara mengalikan 10 untuk setiap penurunan tingkat.
Contoh Besaran Yang Satuannya Dalam SI adalah Sekon (Detik)
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Pengukuran untuk SMP/MTs , dalam Satuan International (SI) satuan diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu:
Besaran massa menggunakan satuan kilogram (kg)
Besaran panjang menggunakan meter (m)
Besaran waktu menggunakan sekon (s)
Nah, untuk besaran waktu sendiri bisa berupa waktu tempuh sebuah perjalanan, waktu benda yang terjatuh, atau waktu rotasi bumi pada porosnya.