Al Farabi mulai mendalami ilmu pengetahuan seperti filsafat, logika hingga ilmu kebahasaan ketika melakukan perjalanan ke Kota Baghdad pada 922 M.
Di sana, ia belajar selama 10 tahun lamanya.
Pengetahuan tentang filsafat dan logika didapatnya dari bimbingan Abu Bisyr Mattius Ibn Yunus.
Sementara, ia belajar tata bahasa Arab bersama Ibnu Suraj.
Al Farabi juga pernah belajar dengan tokoh filsuf Alexandria, Yuhana Ibn Hailan.
Ketertarikan serta kecerdasannya memahami pemikiran filsafat Aristoteles ini membuat ia mendapat julukan Guru atau Master Kedua setelah Aristoteles.
Beberapa buku yang ditulis oleh Al Farabi di antaranya, Al Musiqi Al Kabir, At Talim, dan Ats Tsani.
2. Al Kindi
Al Kindi adalah filsuf pertama dari kalangan Islam serta tokoh penggerak filsafat Arab.
Al Kindi yang mempunyai nama lengkap Abu Yusuf Yaqub bin Ishaq Al Kindi ini sering disebut sebagai Bapak Filsafat Arab.
Al Kindi merupakan salah satu filsuf Arab yang berpengaruh lantaran banyak karya yang telah dihasilkannya.
Al Kindi lahir di Kufah, Irak pada 801 M. Sang ayah, Ishaq adalah Gubernur Kufah yang membimbingnya sejak pendidikan pertamanya di Kufah.
Lalu, ia melanjutkan pendidikannya di Baghdad. Di Baghdad, berkat bakatnya yang menonjol ia dipekerjakan oleh khalifah Al Ma’mum di House of Wisdom yang merupakan pusat penerjemahan teks filosofis dan ilmiah dari bahasa Yunani ke bahasa Arab.
Al Kindi diperkirakan telah menulis setidaknya 260 buku yang mengulas berbagai bidang. Karya Al Kindi yang penting serta terkenal adalah On First Philosophy.
Buku tersebut dianggap sebagai filsafat pertama yang membahas tentang Tuhan. Al Kindi berpendapat bahwa Tuhan adalah kebenaran dari semua kebenaran atau puncak dari kebenaran. Al Kindi meninggal dunia pada 873 M di Baghdad.