JAKARTA - Ada 3 manfaat gerakan angin bagi kehidupan bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Apalagi, Indonesia dikenal dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah termasuk potensi angin.
Angin merupakan pergerakan udara dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah.
Pembentukan arah angin terjadi karena perbedaan tekanan udara di dua tempat berbeda. Aliran angin berasal dari tempat yang memiliki tekanan udara tinggi menuju ke tempat yang bertekanan udara rendah.
Adapun, terjadinya angin dipengaruhi oleh rotasi bumi bersamaan dengan proses pemanasan suatu wilayah oleh matahari.Terdapat 3 jenis angin yang ada di bumi berdasarkan asal datangnya, seperti angin darat, angin lembah, dan angin gunung.
Energi angin menawarkan banyak keuntungan, yang menjelaskan mengapa angin menjadi salah satu sumber energi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Untuk itu tenaga angin dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan di kehidupan manusia.
Berikut 3 manfaat gerakan angin bagi kehidupan :
1. Hemat Biaya
Tenaga angin menjadi satu sumber energi dengan harga terendah yang tersedia saat ini. Kalkulasi perhitungannya tenaga angin yang digunakan hanya mengeluarkan biaya 1-2 sen per kilowatt-jam setelah kredit pajak produksi.
Ditambah, tenaga energi angin mengurangi ketidakpastian harga tanpa mendapatkan tambahan biaya
2. Bisa ciptakan lapangan kerja
Tenaga angin ternyata bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Seperti contoh, di Amerika Serikat banyak mempekerjakan lebih dari 100.000 pekerja dalm mengoperasikan teknisi turbin angin.
Ini Salah satu pekerjaan Amerika yang paling cepat berkembang.Berdasarkan laporan Wind Vision Report, angin berpotensi menciptakan lapangan kerja lebih dari 600.000 pekerjaan di bidang manufaktur, instalasi, pemeliharaan, dan layanan pendukung pada tahun 2050 nanti.
3. Ramah lingkungan
Energi angin tidak mencemari udara seperti pembangkit listrik yang mengandalkan pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara atau gas alam, yang mengeluarkan partikel, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida—menyebabkan masalah kesehatan manusia dan kerugian ekonomi. Turbin angin tidak menghasilkan emisi atmosfer yang menyebabkan hujan asam, kabut asap, atau gas rumah kaca. Hal inilah yang membuat tenaga angin ramah lingkungan.
(Khafid Mardiyansyah)