Universitas Negeri Saint Petersburg adalah universitas tertua dan terbesar di Rusia. Mereka memiliki dua kampus utama di Pulau Vasilievsky dan yang lainnya di Peterhof. Ketika Rusia masih di bawah Uni Soviet, universitas tersebut lebih dikenal sebagai Universitas Negeri Leningrad.
Putin mulai berkuliah di sana pada 1970 dan lulus di tahun 1975. Setelah lulus dengan gelar Sarjana Hukum, dia pun bergabung dengan sekolah KGB ke-401, Okhta, Leningrad (St. Petersburg). Usai menyelesaikan pendidikan di Sekolah Pelatihan KGB, Putin pun memulai kariernya sebagai anggota intelijen dalam waktu yang cukup lama, selama 15 tahun lebih. Dia ditempatkan di Dresden, Jerman Timur.
Saat masa baktinya di KGB itu, Putin pernah menunjukkan aksi berani dengan membakar dokumen-dokumen KGB ketika Peristiwa Penghancuran Tembok Berlin terjadi. Hal itu dia lakukan untuk menghilangkan bukti yang bisa menjatuhkan Rusia. Berkat keberaniannya itu, seorang penulis biografi Vladimir Putin asal Jerman, Boris Reitschuster, bahkan menyebutkan bahwa Rusia saat ini bisa saja “berbeda” bila kala itu Putin tidak ditempatkan di Jerman Timur.
Dilansir dari berbagai sumber
Alifia Nur Faiza/Litbang MPI
(Widi Agustian)