Pahami Sistem Pemerintahan Semi Parlementer, Begini Sistematikanya!

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Selasa 01 Maret 2022 11:20 WIB
Ilustrasi sistem semi parlementer (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Sistem semi parlementer kerap kali disebut juga sistem semi presidensial. Sistem semi parlementer merupakan bentuk pemerintahan negara yang mencoba mengatasi kelemahan-kelemahan sistem parlementer maupun sistem presidensial.

Diketahui, kelemahan pokok sistem parlementer adalah sifatnya yang sangat tidak stabil karena setiap saat pemerintah, baik seluruh kabinet maupun setiap menteri, dapat menerima mosi tidak percaya dari parlemen. Akibatnya pemerintah jatuh dan terjadi pergantian pemerintah.

Sedangkan, Sistem presidensial mengandung kecenderungan konflik permanen antara cabang legislatif dan cabang eksekutif, terutama bila presiden terpilih tidak didukung oleh partai mayoritas yang berkuasa di parlemen. Selain itu, kekuasaan yang besar di tangan presiden sebagai pemegang kekuasaan eksekutif tunggal, selalu menggoda presiden untuk memperpanjang masa jabatannya, yang kemudian berkembang menjadi kekuasaan otoriter.

Baca juga: Sistem Parlementer dan Presidensial, Yuk Pahami Bedanya!

Maka dari itu, mengatasi kelemahan-kelemahan kedua sistem tersebut, pada awal Abad 20 berkembang model ketiga sistem pemerintahan yang oleh Duverger disebut sistem semi parlementer atau semi presidensial.

Berbeda dengan sistem pemerintahan Parlementer dan Presidensial yang memiliki banyak contoh praktis dalam ketatanegaraan di pelbagai negara, maka sistem semi parlementer ini termasuk sistem yang jarang sekali diterapkan.

Baca juga: Checks and Balances dalam Sistem Presidensial

Pengelompokkannya juga bukanlah pernyataan konstitusi atau founding father/framer constitution dari suatu negara, melainkan dari pemahaman para pakar terhadap pelaksanaan praktis. 

Adapun ciri utama dari semi parlementer adalah sebagai berikut:

Pusat kekuasaan berada pada suatu majelis perwakilan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi;

Penyelenggara kekuasaan legislatif adalah suatu badan perwakilan yang merupakan bagian dari majelis perwakilan;

Presiden dipilih secara langsung atau tidak langsung untuk masa jabatan tertentu dan bertanggung jawab kepada majelis perwakilan;

Para menteri adalah pembantu presiden yang diangkat dan diberhentikan oleh presiden.

Perlu dipahami, di negara-negara Amerika Latin, diterapkan model semi parlementer yang mempunyai lebih banyak karakteristik sistem parlementer seperti:

Para menteri dapat menghadiri sidang parlemen;

Parlemen melakukan impeachment atau memberi mosi tidak percaya kepada menteri atau kabinet; atau

Perdana menteri diangkat dari dan oleh parlemen.

Demikianlah pemahaman tentang sistem pemerintahan yang dianut oleh negara Perancis ini. Semoga bermanfaat.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya