JAKARTA - Bagi sebagian orang jurusan IT atau biasa disebut Teknik Informatika merupakan jurusan yang menjanjikan banyak peluang kerja. Mulai dari yang bisa kerja freelance sampai berwirausaha sendiri, atau bahkan bisa membangun software house sendiri.
(Baca juga: 4 Profesi dengan Pendapatan Fantastis untuk Anak Teknik, Nomor 1 Nyaris Rp1 Miliar)
Marketing yang bagus dan skill yang mumpuni merupakan modal yang dapat anda gunakan untuk berwirausaha di bidang IT. Namun ternyata di lingkungan kampus masih banyak yang merasa salah jurusan ketika memasuki proses perkuliahan.
Akun Tiktok milik @Naufalhal membagikan 3 Alasan kenapa Mahasiswa IT merasa salah jurusan.
1. Sistem menghafal masih terbawa saat kuliah
Saat masa-masa SMA seringkali dibiasakan untuk menghafal keseluruhan isi buku yang dipelajari entah itu untuk mengerjakan PR hingga mengerjakan ujian. Ketika soal ujian nya berbeda bisa membuat kita jadi kelabakan. Sayangnya di Jurusan IT sendiri mahasiswa tidak dituntut untuk menghafal materi yang diberikan, tetapi mahasiswa harus memahami konsep dan berpikir secara kreatif
2. Tidak konsisten
Bertahan di dunia informatika itu mengenai konsistensi dan daya tahan untuk selalu belajar hal-hal baru, ketika seseorang memutuskan untuk menyerah untuk belajar hal-hal baru, disaat itulah seseorang akan terus merasa makin tertinggal.
3. Tidak melakukan riset mengenai jurusan IT
Selama ini banyak yang mengira informatika adalah ilmu komputer yang serupa dengan desain grafis, membuat game, atau bahkan memperbaiki alat elektronik yang rusak.
Setelah terjun ke dalam, ekspektasi langsung rusak total karena ternyata dunia informatika itu luas, ada banyak cabang mulai dari mempelajari struktur data dan basic pemrograman, data sains, front end dan back end developer, cloud computing, design thinking, dan sebagainya.
(Fahmi Firdaus )