Hebat! Tim Spektronics ITS Sabet 2 Juara di Malaysia

Neneng Zubaidah, Jurnalis
Senin 25 Oktober 2021 11:04 WIB
Tim Spektronics ITS (Foto: Dokumen ITS)
Share :

Mahasiswa yang akrab disapa Bernard ini menjelaskan, cara kerja dari mobil NG adalah dengan mereaksikan dekomposisi hidrogen peroksida pada sisi panas dan untuk sisi dingin menggunakan es batu yang diserut.

“Dengan perbedaan suhu dapat menciptakan listrik dan listrik tersebut akan menggerakan dinamo yang menyebabkan mobil akan berjalan,” ujar pemuda kelahiran tahun 2002 ini.

Perbedaan kedua mobil dari N1 dan NG sendiri adalah dari sistem mobilnya. Bernard mengungkapkan, NG membawakan mobil bertenagakan Thermoelectric Generator yang memanfaatkan perbedaan panas, sedangkan Spektronics N1 yang membawakan mobil bertenagakan tekanan (Pressurized Car). “Sistem autonomous dari kedua mobil ini juga berbeda, di mana Spektronics NG menggunakan sistem hidrolik sedangkan Spektronics N1 menggunakan perhitungan tekanan dalam reaktor,” terangnya.

Ia berujar jika sebenarnya mobil ini cukup bagus karena cara kerjanya yang sangat mudah dimengerti banyak orang, akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan yaitu beratnya. “Berat pada mobil ini menjadi tugas yang harus dievaluasi supaya kedepannya kami bisa menggunakan lebih sedikit tenaga,” ungkapnya.

Di akhir, Bernard berharap tim Spektronics ITS mampu mencapai hasil yang terbaik pada lomba-lomba yang akan datang dan mengembangkan inovasi yang ditemukan sampai matang. Untuk itu, ia juga berharap banyak pihak luar yang mendukung, supaya tim dapat mengukir nama harum almamater tercinta dan bangsa Indonesia di kancah internasional.

Caption: (dari kiri) Subtim Spektronics NG terdiri dari Abdul Quddus Al Kahfi dan Bernardus Krisna Brata, serta Subtim Spektronics N1 yang terdiri dari Wahyu Febianto dan M Rafli Revansyah. Foto/Dok ITS

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya