Kemendikbudristek: Kepercayaan Industri terhadap Pendidikan Vokasi Meningkat

Riezky Maulana, Jurnalis
Jum'at 15 Oktober 2021 19:13 WIB
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek (Foto: tangkapan layar)
Share :

Presiden Joko Widodo telah menyatakan pemerintah memberikan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, terutama di pendidikan vokasi. Kepala Negara meminta segenap jajarannya untuk terus bekerja sama dengan negara lain dan institusi internasional seperti Swiss, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Singapura, atau World Bank. Tujuannya adalah pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi.

Presiden juga mengatakan pengembangan sumber daya manusia seperti pelatihan vokasi dan magang vokasi ke luar negeri harus dilakukan dalam skala besar. Begitu juga mendatangkan tenaga-tenaga pengajar vokasi dari luar negeri untuk melatih pendidik dan peserta didik vokasi.

Mengirim peserta didik untuk studi vokasi ke luar negeri bisa berdampak positif bagi pengembangan kompetensi mereka. Berdasarkan pengalaman Ditjen Pendidikan Vokasi, peserta didik yang telah menjalani pendidikan di luar negeri mengalami peningkatan kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri.

Baca juga: Nadiem Beri Semangat kepada 8.053 Calon Guru Penggerak Angkatan 4

Sehingga banyak aktivitas yang bisa dikembangkan dari kolaborasi antara Indonesia dan mitra-mitra internasional untuk mengembangkan sumber daya manusia vokasi Indonesia.

Dia mencontohkan aktivitas-aktivitas yang bisa dilakukan antara lain pertukaran pelajar atau staf pengajar dan riset gabungan (joint research). Wikan berharap seminar Stadium Generale – Chapter 1: Switzerland bisa menghasilkan ide-ide yang bermanfaat dari membangun kemitraan yang kuat antara pendidikan tinggi vokasi dan industri dari perspektif Swiss dan negara-negara Eropa secara lebih luas.

Baca juga: Kemendikbudristek: Transformasi Pendidikan Vokasi Dibutuhkan untuk Cetak Entrepreneur

"Bagaimana mengimplemtasikan link and match antara politeknik dan industri, bagaimana kita menghasilkan rencana strategis, terutama dalam kemitraan lokal dan global yang berkelanjutan, harus dimulai dari membangun rasa percaya, yang tentunya tidak hanya berdampak kepada politeknik, tapi juga kepada industri,” ucapnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya