Namun, Masduki memastikan mereka tidak direkrut sebagai pemberi vaksin melainkan hanya bertugas di bagian administrasi.
"Petugas sekolah juga dilibatkan sebagai tenaga kesehatan (nakes) karena mereka minimal sebagai operator, kalau untuk tupoksi penyuntikan, ya itu oleh nakes," kata dia.
Dia memastikan seluruh guru dan tenaga non pengajar akan mendapatkan vaksin tahap kedua dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Masduki beserta jajarannya juga sedang menggencarkan program vaksin untuk siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Atas (SMA) di wilayah Jakarta Barat. Hingga saat ini tercatat ada 69.442 siswa yang sudah divaksin tahap satu.
Angka tersebut merupakan 90 persen dari total 77.158 siswa di Jakarta Barat yang dijadikan sasaran vaksinasi oleh pemerintah.
Masduki menilai banyak siswa dan orang tua murid yang mulai paham akan kebutuhan vaksin pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Selain itu, pemerintah mensosialisasikan manfaat vaksin secara optimal.
Hal itu menyebabkan capaian vaksinasi untuk siswa sudah mencapai 90% dalam waktu yang cukup singkat. (din)
(Rani Hardjanti)