JAKARTA - IPB University akan memberi dana pengembangan bagi 10 inovasi prospektif, dan minuman fungsional yang diajukan oleh dosen-dosen di kampus tersebut.
"Dari hasil seleksi 16 proposal Inovasi Prospektif dan Minuman Fungsional diperoleh 10 inovasi yang lolos. Ada enam inovasi dari program pengembangan inovasi prospektif dan empat inovasi dari program pengembangan produk minuman fungsional," ujar Wakil Kepala Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University, Tri Prartono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Peneliti IPB University Kembangkan Wisata Budaya Kasepuhan Citorek
Tri merinci 10 dosen yang mendapatkan dana pengembangan itu yakni Dwi Setyaningsih (Biosurfaktan Sawit Monodiasil Gliserol), Kustiariyah Tarman (Minuman Instan Spirulina Latte), Nurjanah (Body Scrub dari Residu Garam Rumput Laut dan Ampas Kopi), Suharsono (Kentang Varietas CP-3).
Kemudian, Juang Gema Kartika (Produksi Placemat Kacang Hias), Irma Isnafia (Yoghurt Probiotik Rosella), Mega Safithri (Minuman Herbal Antidiabetes Berbasis Ekstrak Daun Sirih Merah),
Baca juga: Begini Bentuk Pengabdian Mahasiswa IPB untuk Bantu Anak Sekolah
Lalu, Katrin Roosita (Nutradiabet: Minuman Fungsional untuk Membantu Menurunkan Stres Oksidatif dan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus), Eng Wahyu Ramadhan (Sargatea: Teh Pelangsing dan Penurun Gula Darah), dan Made Astawan (Minuman Serbuk Tempe).