JAKARTA – Sebanyak 2.727 pendaftar dinyatakan lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2021, pada Senin (14/6/2021). Jumlah pendaftar yang lolos tersebut sekira 5,46 % dari total keseluruhan pendaftar SBMPTN UNS tahun 2021 yang mencapai 49.983 orang. Sementara tingkat keketatan di UNS meningkat menjadi 1:18 pada 2021.
Hal itu diungkapkan Rektor UNS, Prof Dr Jamal Wiwoho, SH, Mhum saat konferensi pers di Ruang Sidang 2 Gedung dr Prakosa UNS, Senin (14/6/2021). Dalam konferensi pers itu dia didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof Dr Ir Ahmad Yunus, MS dan Kepala UPT Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof Dr Ir Hadiwiyono, MSi.
“Jumlah yang lolos seleksi SBMPTN UNS tahun 2021 adalah sebanyak 2.727 orang atau 5,46 % dari jumlah peminat. Tingkat keketatan UNS naik dari 1:15 pada tahun 2020 menjadi 1:18 pada tahun 2021. Sebanyak 30,51% atau 832 orang dari yang lolos seleksi SBMPTN UNS tahun 2021 merupakan pemegang KIP-Kuliah tahun 2021,” tutur Prof Jamal, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Kemudian dari 49.983 peminat SBMPTN UNS, terdiri dari kelompok Saintek sebanyak 24.473 peminat dan kelompok Soshum sebanyak 25.510 peminat. “Saintek yang lolos 1.250 orang dan Soshum yang lolos 1.477 orang. Untuk angka keketatan Saintek 1: 20 dan Soshum 1:17,” ucap Prof Jamal.
Terdapat sepuluh Program Studi (Prodi) dengan keketatan tertinggi pada Kelompok Saintek UNS. Prodi Farmasi dengan keketatan 1:60, Prodi Informatika dengan keketatan 1:54, Prodi Psikologi 1:49, Prodi Kedokteran 1: 39, Prodi Keselamatan dan kesehatan kerja 1: 26, Prodi Arsitektur 1: 25, Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota 1:24, Prodi Statistika 1:23, Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan 1: 23, dan Prodi Teknik Industri 1: 22.
Baca Juga : 10 Peserta dengan Nilai Tertinggi di SBMPTN 2021 Kelompok Saintek
Sementara itu, UNS masuk 8 besar dengan Nilai UTBK Tertinggi bidang Saintek secara Nasional. Dengan rincian Universitas Indonesia (UI) dengan nilai Rerata UTBK 693,35, Institut Teknologi Bandung 683,90, Universitas Gadjah Mada (UGM) 656,52, Universitas Airlangga 639,97, Universitas Diponegoro 631,86, Universitas Padjadjaran 630,19, Institut Teknologi Sepuluh Nopember 630,16, dan UNS 628,64.