Dia menambahkan, rasa kemanusiaannya terpanggil melihat kondisi terbatasnya tenaga medis, sehingga dengan bergabung menjadi relawan, ia berharap bisa berkontribusi terhadap permasalahan tersebut.
"Saya juga sangat terinspirasi atas ajaran agama yang menyebutkan bahwa menyelamatkan satu orang manusia sama seperti menyelamatkan seluruh manusia. Terlebih support yang diberikan dari orangtua di kampung yang mendukung saya untuk bisa berkontribusi ditengah wabah corona, menjadi motivasi yang tak ternilai," ujarnya.
Javas berharap masyarakat dapat berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik menjadi relawan, atau memberikan donasi, atau cukup dengan menaati pemerintah seperti berdiam diri di rumah, menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah, dan tidak mudik.
Javas juga berharap agar masyarakat dapat menciptakan suasana kondusif di tengah pandemi Covid-19 dengan mencegah penyebaran kabar hoaks serta setop memberikan stigma negatif terhadap tenaga medis.
(Hantoro)