Wacana Dosen Asing, Menko Puan: Semangatnya Universitas Bisa Lebih Baik

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 06 Agustus 2019 10:41 WIB
Foto: Menko PMK Puan Maharani (Setkab)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengemukakan, pembahasan mengenai kemungkinan menggunakan dosen atau rektor dari luar negeri saat ini masih dimatangkan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Mensristekdikti).

“Namun tentu saja kan kita juga harus melihat hal-hal yang terkait dengan hal itu. Jadi semangatnya adalah bagaimana kemudian universitas itu bisa lebih baik daripada sekarang, kenapa kemudian kita tidak mencoba untuk bisa mempunyai pemikiran yang lebih maju,” kata Puan menjawab wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari Setkab, Selasa (6/8/2019).

Namun, lanjut Menko PMK, tentu saja harus dilihat lagi konsekuensi dan manfaat ke depannya seperti apa. Soal konsekuensinya apa, Menko PMK menjelaskan, bahwa hal itulah yang masih dimatangkan.

Baca Juga: 2020, Rektor Asing Bakal Ngajar di Perguruan Tinggi Indonesia

Demikian juga mengenai perguruan tinggi saja yang nantinya akan dipimpin oleh rektor asing, menurut Menko PMK Puan Maharani, sampai saat ini belum juga dibahas.

Menko PMK mengingatkan, bahwa ke depan itu fokus dari pemerintah adalah SDM yang lebih unggul, bahwa sumber daya manusia itu atau manusia yang lebih berdaya dan bisa mempunyai kompetensi yang lebih baik. Nah, bagaimana menuju ke arah sana.

Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing, Rektor dan Pengajar Asing Menjadi Pilihan Rasional

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Menristekdikti M. Nasir menyampaikan, dalam rangka meningkatkan ranking perguruan tinggi di dalam negeri bisa mencapai 100 besar dunia, akan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang paling siap untuk dinaikkan rankingnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya