Ravik juga ingatkan sebagai generasi milenial, harus siap menyongsong era globalisasi. Pergaulan tidak hanya terbatas pada wilayah teritorial negara. Pergaulan dalam suasana interaksi sudah mendunia. Dan sedari sekarang harus bisa mempersiapkan diri untuk link and match.
Di mana prinsip link and match adalah peningkatan kompetensi diri sesuai dengan tantangan globalisasi. Kompetensi mahasiwa merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global. Namun kompetensi tersebut harus berada di atas standar.
"Bagaimana memiliki kompetensi di atas standar, ya harus siap belajar di atas rata-rata. Dengan meningkatkan jam belajar," pungkas Ravik.
(Rani Hardjanti)