Mahasiswa Unej Teliti Potensi Jintan Hitam untuk Obat Kanker Mulut

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Rabu 04 April 2018 10:09 WIB
Foto: Dok Unej
Share :

JAKARTA - Jintan hitam (Nigella sativa L) atau yang lebih dikenal juga dengan habbatussauda dipercaya menjadi obat bagi bermacam penyakit terutama bagi kalangan muslim, karena tertuang juga didalam hadist Rasulullah SAW.

Hal ini menginspirasi tiga mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember, Rizky Putri Agma Wijayanti, Ari Intan Prajitno, dan Haifa Azzuhra Denanta untuk meneliti potensi khasiat jintan hitam sebagai obat kanker mulut.

“Potensi jintan hitam sebagai obat sebenarnya sudah terbukti dan banyak diteliti, misalnya sebagai obat untuk kanker usus, kanker payudara, dan penyakit lainnya. Lantas terpikir oleh kami menjadikan jintan hitam sebagai obat kanker mulut,” ungkap Rizky dalam siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (4/4/2018).

Sebagai mahasiswi kedokteran gigi, Rizky dan kedua koleganya prihatin dengan para penyandang kanker mulut. Pasalnya, sambung Rizky mahasiswa asal Kertosono, Nganjuk ini menyebutkan data dimana 76% pasien kanker mulut datang memeriksakan diri dalam kondisi yang sudah akut.

Rizky menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena banyak yang tidak sadar jika sudah terkena kanker mulut yang penyebabnya antara lain karena kebiasaaan merokok, minum-minuman keras dan lainnya.

“Gejala kanker mulut awalnya mirip sariawan, berupa luka di rongga mulut berwarna kemerahan disertai dengan pinggiran luka yang agak meninggi, jika tidak segera diobati berpotensi mengakibatkan kematian,“ imbuhnya.

Dalam karya tulis mereka yang berjudul Potensi Mesoprus Silica Nanoparticles Berbasis Thymoquinone Biji Jintan Hitam (Nigella Sativa L) Sebagai Induktor Apoptosis UMSCC-14C Oral Squamous Cell Carcinoma, disebutkan jika jintan hitam dalam bentuk kapsul diminum begitu saja, maka efektivitasnya rendah sebab kandungan yang ada dalam jintan hitam tidak bisa langsung menuju pusat kanker mulut. Sehingga jintan hitam diekstrasikan menjadi minyak atau thymoquinoe.

Minyak hasil ektrasi tersebut kemudian dimasukan ke dalam mesoporus silica yang ukuranya sangat kecil atau nano partikel. Dengan acara ini diharapkan jintan hitam yang mengadung anti inflamasi, anti bakteri, anti kanker, dan membantu daya tahan tubuh dapat mengatasi kanker mulut.

Karya tulis ilmiah mereka tersebut berhasil merebut juara pertama untuk kategori studi literatur dalam Moestopo Dentistry Scientific Competition Project 2018, yang diselenggarakan oleh FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta menyisihkan sembilan peserta lainnya.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya