Pendidikan Vokasi Industri Kuatkan Sinergi SMK dengan Industri

Susi Fatimah, Jurnalis
Selasa 28 Februari 2017 20:35 WIB
Foto: Istimewa
Share :

“Untuk tahap pertama, pada kegiatan peluncuran program pendidikan vokasi industri saat ini, akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 49 perusahaan industri dengan 214 SMK di Provinsi Jawa Timur,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto.

Sedangkan, tahap selanjutnya pada tahun 2017 akan diluncurkan secara bertahap di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, DKI Jakarta dan Banten, lanjut Airlangga.

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kewenangan pengelolaan SMK dialihkan dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi.

Gubernur Jatim Soekarwo menyatakan bahwa perbaikan SMK yang dilakukan Kemdikbud mendorong berbagai perbaikan sistem pemelajaran SMK di Jatim. Di antaranya telah ditunjuk enam SMK dengan kurikulum Jerman, pembentukan SMK plus Balai Latihan Kerja (BLK) atau SMK mini dengan kapasitas 54 ribu orang lulusan per tahun yang sebagian besar pesertanya dari pondok pesantren, peningkatan keterserapan lulusan SMK dengan sertifikasi, dan pembentukan karakter soft skill peserta didik.

Sebelumnya, Mendikbud berkesempatan mengunjungi SMK Negeri 1 Buduran, Sidoarjo. Dalam kegiatan tersebut, ia mengapresiasi beragam karya siswa seperti pakaian yang dibuat dengan menggunakan kain nusantara, baik batik, ikat maupun tenun. Saat menyaksikan praktik kerja para siswa jurusan perhotelan, ia berpesan agar hubungan sekolah dengan industri dijaga dengan baik, serta perlunya menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya