MEDAN - Sebanyak 900 sekolah di Sumatera Utara (Sumut) akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tahun 2017. Ujian Nasional tersebut rencananya bakal digelar digelar 3-10 April 2017.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, saat memberikan motivasi kepada siswa calon peserta UNBK di SMA Negeri 1 Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara.
“Jadi ada peningkatan sebanyak 10 kali lipat atau 1000 persen terhadap sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Tahun ini 900 sekolah. Tahun lalu hanya 90 sekolah,” jelas Erry.
Erry menyebutkan, ada beberapa manfaat pelaksanaan UNBK dibandingkan dengan Ujian Nasional berbasis kertas. Di antaranya meminimalisir kemungkinan terjadi keterlambatan soal, tertukarnya soal dan ketidakjelasan hasil cetak soal. UNBK juga membuat kerumitan dan masalah yang mungkin timbul saat pengumpulan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) bisa dicegah.
“UNBK ini juga akan mengakomodasi siswa dengan ketunaan. Misalnya untuk low vision tulisan dan gambar bisa diperbesar. Juga hasil ujian bisa diumumkan secara lebih cepat sehingga siswa memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau untuk masuk ke dunia kerja,” tukasnya.
“Di sisi lain, dengan UNBK, pelaksana ujian nasional juga lebih memudahkan melakukan pengamanan dan penyediaan logistik ujian nasional,” tambah dia.
Untuk para siswa, Erry berpesan agar terus belajar dengan serius untuk mencapai cita-cita dan meningkatkan pengetahuan. Karena menurutnya, negara tidak akan maju tanpa SDM yang berkualitas.
“Tetaplah belajar dengan tekun dan terus meningkatkan kualitas dalam mencari ilmu pengetahuan. Karena keberahasilan anak-anak kami berada pada diri anak-anak kami. Tetap semangat dan raihlah cita-citamu setinggi mungkin,” pungkasnya.
(Susi Fatimah)